Post by: Raxzel on February 04th, 2010
Sumber : Portal HR
Bisnis ternyata tidak se-njelimet yang dibayangkan. Eksistensi Dagadu dan Raxzel, merek oblong dalam negeri, nyatanya lahir tanpa proses perencanaan dan strategi panjang. Kuncinya hanyalah passion dan take action!
Merek Dagadu Djokdja begitu melekat bagi masyarakat Yogyakarta dan pecinta kaos oblong. Perjalanan usaha ini dirintis dari keresahan sejumlah mahasiswa kreatif dari kampus Universitas Gadjah
Post by: Raxzel on December 27th, 2009
Akhirnya gelaran Indie Clothing Expo Surabaya terlaksana dengan sukses , tepatnya di Gramedia Expo Surabaya 18 – 20 Desember 2009. Puluhan brand/label clothing ikut meramaikan event akhir tahun ini diantaranya datang  dari Bandung ( Ouval, UNKL347, Invictus, Scremous dll )  Jakarta ( Raxzel, Tendencies, Noin Brand ) Yogyakarta selain dari beberapa brand arek Surabaya sendiri.
Antusiasme
Post by: Raxzel on November 22nd, 2009
Apa sih distro itu pak ? pertanyaan itu yang sering di lontarkan ke saya. Kadang bingung juga saya menjawabnya. Mungkin sekilas saya dapat ceritakan seperti ini .
Distro atau distribution store pada awal sejarah di dirikannya ( sekitar tahun 1994 oleh anak-anak muda di Bandung ) adalah sebagai tempat untuk menjual barang2 merchandise,pernak-pernik atau kaset
Post by: Raxzel on November 18th, 2009
www.swa.co.id Kamis, 17 Juli 2008 Oleh : Eva Martha Rahayu Demam bisnis distro sempat berada di titik puncak tahun 2002 dengan 300-an pemain. Kini, kompetisi ketat merontokkan nyaris 50%-nya. Bagaimana lika-liku sejumlah distro yang masih bertahan? Biang kemacetan di akhir pekan. Itulah julukan yang selalu dialamatkan ke sebuah gedung di Jl. Riau 18, Bandung.